Semparuk, 23 April 2026 oleh Mr. Mori Manjusri
Pagi hari di SMKN 1 Semparuk bukan sekadar dimulainya jam pelajaran, melainkan sebuah momentum penguatan karakter dan disiplin. Sekolah ini secara konsisten menjalankan program rutin menyambut kehadiran siswa di gerbang sekolah yang dilanjutkan dengan Program 6.45 di halaman utama.
Setiap pagi, sebelum bel masuk berbunyi, guru telah bersiap berdiri di depan gerbang sekolah. Dengan penuh keramahan, mereka menyambut kedatangan siswa. Tradisi bersalaman antara siswa dan guru menjadi pemandangan rutin yang menyejukkan. Dalam jabat tangan itu, ada transfer energi positif; sebuah pesan tanpa kata bahwa mereka diterima, dihargai, dan disayangi. Tradisi ini menjadi fondasi Budaya Santun yang menjadi ciri khas siswa SMKN 1 Semparuk.

Tepat pukul 06.45 WIB, seluruh warga sekolah baik siswa, guru, maupun staf berkumpul di lapangan sekolah untuk melaksanakan Program 6.45. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk membangkitkan semangat sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.
Suasana mendadak magis saat lagu Indonesia Raya berkumandang menggetarkan udara, mengingatkan mereka bahwa mereka adalah harapan bangsa. Tak berhenti di situ, Mars SMK dinyanyikan dengan lantang menjadi sebuah ikrar keberanian untuk menjadi lulusan yang hebat dan siap berkarya.

Rangkaian ini ditutup dengan Doa Bersama. Halaman sekolah seketika hening. Di bawah langit Semparuk, setiap hati menunduk, memohon restu Sang Pencipta agar ilmu yang dipelajari hari itu menjadi berkah dan cahaya bagi masa depan.
Melalui konsistensi penyambutan siswa dan Program 6.45 ini, SMKN 1 Semparuk berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan cinta tanah air.







